![]() |
| Foto kapolres tebo,Kasat narkoba Dan kasi Humas,”ist” ITT |
INFOTEBOTERKINI.COM, — Peredaran narkoba di Kabupaten Tebo kian disalin. Dalam konferensi pers yang digelar Rabu (20/05/2026), Satuan Reserse Narkoba Polres Tebo membeberkan data mengungkap kasus narkotika sepanjang Januari hingga Mei 2026. Hasilnya, aparat berhasil mengungkap 24 laporan polisi dengan total 36 tersangka yang diamankan.
Dari data resmi yang dipaparkan Satresnarkoba Polres Tebo, sebanyak 33 tersangka merupakan laki-laki dan 3 lainnya perempuan. Barang bukti yang berhasil disita mencapai 403,83 gram sabu bruto serta 11 butir pil ekstasi.
Kapolres Tebo, AKBP Triyanto
,Sik,SH,MH,menegaskan bahwa perang terhadap narkoba di wilayah Kabupaten Tebo tidak akan berhenti. Ia mengakui, sejumlah kecamatan kini sudah masuk kategori rawan peredaran narkotika.
Saat dikonfirmasi media INFOTEBOTERKINI.COM , Kapolres menyebut Kecamatan Tebo Tengah menjadi wilayah dengan kasus narkoba paling dominan selama lima bulan terakhir.
“Yang paling tinggi itu Kecamatan Tebo Tengah. Dari Januari sampai Mei 2026 sudah ada 9 kasus. Kemudian disusul Kecamatan Tebo Ilir sebanyak 4 kasus, dan Kecamatan Tengah Ilir 3 kasus,” tegas AKBP Triyanto dalam konferensi pers.
Menurutnya, angka tersebut menjadi alarm keras bagi seluruh elemen masyarakat. Peredaran sabu di Tebo dinilai sudah masuk ke berbagai lapisan dan tidak lagi memandang usia maupun lingkungan.
Kapolres juga menegaskan bahwa data tersebut masih bisa bertambah sewaktu-waktu. Pihaknya memastikan operasi pemberantasan narkoba akan terus digencarkan hingga ke pelosok kecamatan.
"Ini tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan kasus di kecamatan lainnya. Kami terus bergerak melakukan penyelidikan dan penindakan," ujarnya.
Selain mengungkap puluhan kasus, Satresnarkoba Polres Tebo juga mencatat penyelesaian perkara sebanyak 16 kasus, sementara 8 laporan lainnya masih dalam proses penyidikan.
Polres Tebo menegaskan tidak akan memberi sedikit pun ruang bagi bandar maupun pengedar narkoba. Aparat memastikan tindakan tegas akan terus dilakukan demi menyelamatkan generasi muda dari ancaman barang haram yang semakin merajalela di Kabupaten Tebo.( Red-ITT )
