Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca

Kasus Dugaan Pengeroyokan di SMPN 22 Tebo Memanas, Unit PPA Polres Tebo Segera Panggil 9 Terduga Pelaku Beserta Orang Tua dan Guru

Foto ilst : Keluarga Korban Melapor ke
Polres Tebo “ Ist” ITT

INFOTEBOTERKINI.COM,—Kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang siswa di SMP Negeri 22 Kabupaten Tebo kini memasuki babak serius. Setelah laporan resmi diterima Polres Tebo, aparat penegak hukum melalui Unit PPA Satreskrim Polres Tebo bergerak cepat dan dikabarkan segera memanggil sembilan siswa yang diduga terlibat dalam aksi brutal tersebut, bersama orang tua dan sejumlah guru untuk dimintai keterangan.


Kasus yang menyeret dunia pendidikan ini menjadi sorotan tajam masyarakat. Masyarakat menilai dugaan aksi bullying dan pengeroyokan yang terjadi di lingkungan sekolah tidak bisa lagi dianggap kenakalan biasa. Peristiwa ini dinilai sebagai alarm keras atas lemahnya pengawasan di lingkungan pendidikan.


Laporan resmi tersebut tercatat dengan nomor: LP/B/63/V/2026/SPKT/POLRES TEBO/POLDA JAMBI tertanggal 18 Mei 2026. Pelapor, Lia Apriyanti, melaporkan dugaan tindak pidana pengeroyokan sebagaimana diatur dalam Pasal 262 Ayat (1) UU 1 Tahun 2023 tentang KUHP.


Peristiwa yang diduga terjadi pada Rabu, 13 Mei 2026 sekitar pukul 10.30 WIB di lingkungan SMP Negeri 22 Desa Sari Mulya, Kecamatan Rimbo Ilir, Kabupaten Tebo.


Korban yang masih berstatus pelajar dan berinisial MO disebut mengalami intimidasi, tekanan mental, hingga dugaan kekerasan fisik secara bergantian oleh sejumlah kakak kelas. Berdasarkan laporan keluarga, korban sempat dipanggil ke belakang ruang UKS sebelum akhirnya diduga menjadi sasaran pengeroyokan.


Ironisnya, lokasi yang seharusnya menjadi tempat menimba ilmu justru berubah menjadi ruang menakutkan bagi anak didik. Korban bahkan dikabarkan mengalami trauma berat dan ketakutan untuk kembali masuk sekolah.


Kondisi ini memicu kemarahan keluarga korban dan masyarakat. Banyak pihak mengambil bagaimana dugaan aksi bullying dan kekerasan bisa terjadi di area sekolah tanpa pengawasan yang maksimal.


Kasat Reskrim Polres Tebo, AKP Rimhot Nainggolan, SH, MH saat dikonfirmasi menegaskan bahwa pihaknya telah menurunkan Unit PPA untuk melakukan penanganan serius terhadap kasus tersebut.


"Unit PPA sudah turun langsung ke SMP Negeri 22 Kabupaten Tebo untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan terhadap guru-guru. Dalam waktu dekat pihak-pihak yang diduga terlibat akan dipanggil untuk dimintai keterangan," tegas AKP Rimhot Nainggolan.


Langkah cepat kepolisian ini mendapat dukungan luas dari masyarakat yang mendesak agar kasus tersebut dibuka secara terang-benderang dan diproses tanpa ada yang menutupi. Publik juga meminta pihak sekolah untuk tidak bersikap pasif ataupun mencoba meringankan masalah demi menjaga nama baik institusi.


Sebab, jika praktik bullying dan kekerasan di lingkungan sekolah terus dibiarkan, maka sekolah bukan lagi menjadi tempat aman bagi generasi muda, melainkan tempat tumbuhnya rasa takut, trauma, dan tekanan mental bagi anak-anak.


Masyarakat kini menunggu ketegasan Polres Tebo dalam mengusut tuntas kasus ini hingga seluruh fakta terungkap. Siapapun yang terbukti terlibat diharapkan diproses sesuai aturan hukum yang berlaku agar menjadi efek jera dan peringatan keras bahwa kekerasan di dunia pendidikan tidak boleh diberi ruang sedikit pun.

(Red-ITT)

Also Read
Tag:
Latest News
  • Kasus Dugaan Pengeroyokan di SMPN 22 Tebo Memanas, Unit PPA Polres Tebo Segera Panggil 9 Terduga Pelaku Beserta Orang Tua dan Guru
  • Kasus Dugaan Pengeroyokan di SMPN 22 Tebo Memanas, Unit PPA Polres Tebo Segera Panggil 9 Terduga Pelaku Beserta Orang Tua dan Guru
  • Kasus Dugaan Pengeroyokan di SMPN 22 Tebo Memanas, Unit PPA Polres Tebo Segera Panggil 9 Terduga Pelaku Beserta Orang Tua dan Guru
  • Kasus Dugaan Pengeroyokan di SMPN 22 Tebo Memanas, Unit PPA Polres Tebo Segera Panggil 9 Terduga Pelaku Beserta Orang Tua dan Guru
  • Kasus Dugaan Pengeroyokan di SMPN 22 Tebo Memanas, Unit PPA Polres Tebo Segera Panggil 9 Terduga Pelaku Beserta Orang Tua dan Guru
  • Kasus Dugaan Pengeroyokan di SMPN 22 Tebo Memanas, Unit PPA Polres Tebo Segera Panggil 9 Terduga Pelaku Beserta Orang Tua dan Guru
Ad
Ad