![]() |
| Foto :Pengurusan PWI BUNGO-TEBO “ist”ITT |
INFOTEBOTERKINI.COM– Dinamika organisasi profesi wartawan di Kabupaten Bungo dan Tebo memasuki babak baru. Setelah Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jambi memberikan mandat pembentukan kepengurusan PWI Kabupaten Bungo dan Kabupaten Tebo, sejumlah persiapan mulai dikebut menjelang pelantikan yang berlangsung pada Agustus 2026.
Dalam struktur kepengurusan yang tengah dipersiapkan tersebut, Rinto Rezki dipercaya sebagai Wakil Ketua III (Waka III) PWI Bungo-Tebo .
Penunjukan tersebut bukan sekedar posisi struktural. Rinto menyatakan siap mengambil peran dalam memperkuat konsolidasi organisasi, khususnya dalam merangkul dan mengajak para jurnalis di Kabupaten Tebo untuk bergabung serta bersama-sama membangun organisasi profesi wartawan yang lebih solid.
Rinto menegaskan, setelah proses pelantikan kepengurusan PWI Bungo-Tebo rampung, dirinya akan mulai melakukan komunikasi dan penjajakan dengan sejumlah jurnalis di Kabupaten Tebo.
Menurutnya, penguatan organisasi tidak cukup hanya dengan membentuk struktur kepengurusan. Organisasi harus benar-benar hidup, memiliki anggota yang aktif, serta mampu menjadi wadah bagi wartawan untuk meningkatkan kapasitas, profesionalisme dan kualitas jurnalistik.
“Setelah selesai pelantikan pengurus PWI Bungo-Tebo pada bulan Agustus 2026, saya akan mulai merekrut dan mengajak teman-teman jurnalis di Tebo untuk bergabung dalam organisasi PWI. Kita ingin organisasi ini benar-benar hidup dan memberikan manfaat bagi para wartawan,” ungkap Rinto Rezki.
Ia bahkan tidak menutup kemungkinan, ke depan Kabupaten Tebo dapat memiliki kepengurusan PWI sendiri apabila jumlah anggota dan persyaratan organisasi telah terpenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.
Namun, Rinto menegaskan bahwa wacana tersebut bukanlah target yang harus dipaksakan dalam waktu singkat.
Menurutnya, yang paling penting saat ini adalah menyelesaikan seluruh tahapan pembentukan dan pelantikan kepengurusan PWI Bungo-Tebo terlebih dahulu.
“Tidak menutup kemungkinan kehadiran PWI Tebo bisa berdiri sendiri apabila seluruh persyaratan yang ada sudah mencukupi.Tetapi itu nanti. Yang jelas, untuk saat ini kita tetap fokus pada persiapan pelantikan Pengurus PWI Bungo-Tebo terlebih dahulu,” tegasnya.
Rinto menilai, keberadaan organisasi profesi wartawan di daerah memiliki peran penting di tengah perkembangan dunia media yang semakin cepat. Menurutnya, wartawan tidak hanya dituntut mampu menghasilkan berita, tetapi juga harus memahami kode etik jurnalistik, menjaga independensi, melakukan verifikasi informasi dan bertanggung jawab terhadap setiap produk jurnalistik yang dipublikasikan.
Oleh karena itu, ia berharap ke depan PWI tidak hanya menjadi organisasi yang tercantum dalam struktur kepengurusan, tetapi benar-benar menjadi rumah bersama bagi wartawan untuk berdiskusi, meningkatkan kompetensi dan memperjuangkan profesionalisme pers.
Mandat PWI Jambi Jadi Langkah Awal
Sebelumnya, PWI Provinsi Jambi secara resmi memberikan mandat kepada Arief Budhiman Sudrajat untuk membentuk kepengurusan PWI di Kabupaten Bungo dan Kabupaten Tebo. Penyerahan amanah tersebut berlangsung di Hotel Lavender dan menjadi langkah awal dalam memperkuat eksistensi organisasi profesi wartawan di kedua daerah tersebut.
Mandat diserahkan langsung oleh jajaran PWI Provinsi Jambi sebagai bentuk kepercayaan kepada Arief Budhiman untuk mengoordinasikan pembentukan kepengurusan sesuai ketentuan organisasi sekaligus mempersiapkan pelantikan pengurus definitif.
Wakil Ketua I PWI Provinsi Jambi, Nalom Siadari , sebelumnya menegaskan bahwa pembentukan kepengurusan PWI di daerah harus berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PWI.
Menurut Nalom, kepengurusan yang terbentuk tidak cukup hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga harus memiliki komitmen dalam menjaga marwah organisasi serta meningkatkan profesionalisme manusia.
“Pengurus yang dibentuk harus benar-benar memahami dan menjiwai nilai-nilai PWI. Seluruh proses pembentukan organisasi wajib mengikuti mekanisme sesuai AD/ART. Setelah terbentuk, kepengurusan harus mampu menghidupkan organisasi, meningkatkan kualitas wartawan, serta membangun sinergi yang baik dengan pemerintah, aparat penegak hukum dan seluruh pemangku kepentingan,” tegas Nalom.
Sementara itu, Arief Budhiman Sudrajat yang dipercaya sebagai Ketua Panitia Pelantikan PWI Kabupaten Bungo dan Kabupaten Tebo memastikan seluruh persiapan terus dimatangkan.
Ia berharap pelantikan yang akan berlangsung pada Agustus 2026 tersebut menjadi momentum awal untuk membangun kepengurusan PWI yang solid dan mampu menjalankan roda organisasi secara profesional.
Bagi Rinto Rezki, pelantikan bukanlah garis akhir, melainkan titik awal untuk membangun organisasi yang lebih kuat di Kabupaten Tebo .
Setelah pelantikan selesai, konsolidasi internal dan penjaringan wartawan menjadi salah satu agenda yang akan didorong. Ia berharap semakin banyak wartawan di Tebo yang memiliki kesadaran untuk berhimpun dalam organisasi profesi, sehingga ke depan PWI dapat memiliki dasar organisasi yang kuat dan memenuhi seluruh ketentuan apabila suatu saat kepengurusan PWI Tebo berdiri secara mandiri.
"Kita jangan bicara terlalu jauh sebelum yang di depan mata selesai. Fokus kita sekarang adalah menyukseskan pelantikan PWI Bungo-Tebo. Setelah itu, baru kita bergerak melakukan konsolidasi dan membangun organisasi bersama teman-teman wartawan di Tebo," pungkas Rinto.
(RintoRezki)
