![]() |
| Foto : Wakil Bupati Tebo Membuka Pawai Karnaval Kebudayaan “ist”ITT |
INFOTEBOTERKINI.COM, -Ribuan peserta dan masyarakat meadati pelaksanaan Festival Kebudayaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Selasa (18/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai tersebut berlangsung meriah. Sejak pagi, antusiasme masyarakat sudah terlihat di sepanjang jalur pawai. Peserta umum dari berbagai jenjang pendidikan hingga masyarakat turut ambil bagian dalam memeriahkan momentum kemerdekaan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya yang dimiliki Kabupaten Tebo.
Mengusung tema “Dengan Melestarikan Budaya Menuju Tebo Maju 2030”, festival ini tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi ruang untuk menampilkan keberagaman budaya, tradisi, pakaian adat dan kreativitas masyarakat Tebo.
Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Forkopimda, Ketua TP PKK, Staf Ahli Bidang PHP, Staf Ahli Bidang KSDM, Asisten II, Kasat Pol PP, Kadis Porapar, Kalak BPBD, Kadis Dukcapil, Kepala Bakeuda, Kadis Perindag, Sekwan, Kadis Damkar, Kadis Bunakan, Kadis Perpustakaan serta Kadis PTSP.
Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Bupati Tebo yang diwakili Wakil Bupati Tebo, Nazar Efendi, di kawasan depan Taman Makam Pahlawan Sultan Thaha Saifuddin.
Dalam sambutannya, Nazar Efendi mengatakan bahwa pemilihan lokasi pembukaan di depan makam pahlawan memiliki makna tersendiri, karena menjadi simbol untuk mengenang sekaligus menghargai jasa para pejuang yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi kemerdekaan Indonesia.
“Kegiatan ini kita buka secara resmi di depan Makam Pahlawan Sultan Thaha Saifuddin. Ini menunjukkan semangat perjuangan para pahlawan terdahulu yang harus terus kita kenang dan kita teladani,” ujar Nazar.
Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, baik tingkat kabupaten maupun Kecamatan Tebo Tengah, yang telah berupaya mempersiapkan kegiatan tersebut sehingga dapat berlangsung semarak dan melibatkan masyarakat dalam jumlah besar.
Menurutnya, tema yang diusung sangat relevan dengan pembangunan Kabupaten Tebo. Pelestarian budaya dinilai bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda.
Ia juga mengapresiasi kreativitas para peserta yang menampilkan berbagai bentuk kebudayaan Kabupaten Tebo, mulai dari pakaian tradisional, kesenian hingga tradisi masyarakat yang diperagakan di hadapan para pejabat dan masyarakat.
“Temanya sangat bagus. Kita melihat banyak peserta yang menunjukkan kebudayaan Kabupaten Tebo, mulai dari pakaian hingga tradisi Tebo. Ini menjadi kebanggaan kita bersama dan harus terus dilestarikan,” katanya.
Penyusunan pawai sendiri dibagi berdasarkan kelompok peserta. Untuk peserta TK dan PAUD, titik start berada di depan Taman Makam Pahlawan Sultan Thaha Saifuddin. Sementara peserta SD, SMP, SMA dan umum memulai perjalanan dari Lapangan Garuda.
Seluruh peserta kemudian bergerak mengikuti rute pawai dan berakhir di Taman Tanggo Rajo.
Sepanjang perjalanan, suasana semakin semarak dengan berbagai penampilan peserta. Beragam pakaian adat, penampilan budaya dan kreativitas yang ditampilkan untuk menghibur masyarakat sekaligus menunjukkan bahwa Kabupaten Tebo memiliki kekayaan budaya yang patut dijaga.
Sementara itu, Ketua Panitia, M. Rasidi, menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Festival Kebudayaan tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini diharapkan bukan hanya menjadi agenda tahunan dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap budaya daerah.
Antusiasme ribuan peserta dan masyarakat yang memadati kegiatan menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan masih hidup dan terus tumbuh di tengah masyarakat Kabupaten Tebo.
Festival Kebudayaan ini pun menjadi pesan kuat bahwa kemajuan daerah tidak harus meninggalkan akar budaya. Sebaliknya, budaya yang dilestarikan dapat menjadi identitas sekaligus kekuatan dalam mewujudkan Tebo Maju 2030.( RR )
