Gambar Iklan
Scroll untuk melanjutkan membaca

Bupati Tebo Turun Langsung Monev Revitalisasi Sekolah dari APBN 2026, Pastikan Pengerjaan Berjalan

 

Foto : Bupati Tebo Saat Kunjungan Di 
Sekolah Yang Mendapatkan Bantuan 
Anggaran revitalisasi APBN 2026
“Rintorezki”ITT

INFOTEBOTERKINI.COM — Bupati Tebo Agus Rubiyanto turun langsung ke lapangan melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap pelaksanaan program revitalisasi satuan pendidikan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026, Kamis (17/9/2026).


Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan program revitalisasi sekolah yang mendapat dukungan anggaran pemerintah pusat benar-benar berjalan sesuai dengan rencana dan memberikan manfaat bagi dunia pendidikan di Kabupaten Tebo.


Dalam kegiatan tersebut, Bupati Tebo didampingi sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLH-HUB), Kasat Pol PP, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), serta jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Tebo.


Pada hari yang sama, Bupati Agus Rubiyanto meninjau sejumlah sekolah yang mendapatkan program revitalisasi, khususnya di wilayah Kecamatan Rimbo Bujang dan Rimbo Ulu.


Dari hasil pemantauan sementara, program revitalisasi satuan pendidikan di Kabupaten Tebo mencakup sejumlah jenjang pendidikan. Data sementara mencatat sebanyak 12 SD telah melakukan MoU, 14 SD masih dalam proses MoU, 12 TK/PAUD telah melakukan PKS, serta 12 SMP telah melakukan PKS dan mulai melaksanakan pekerjaan.


Namun, data tersebut masih bersifat sementara. Pemerintah Kabupaten Tebo masih melakukan pendataan dan pengusulan terhadap sejumlah sekolah lainnya untuk selanjutnya disampaikan kepada Kementerian terkait.


“Alhamdulillah, progresnya berjalan dengan lancar,” ujar Bupati Tebo Agus Rubiyanto saat melakukan peninjauan di lapangan.


Menurut Agus, pelaksanaan monitoring dilakukan secara langsung untuk melihat kondisi riil pembangunan sekaligus memastikan program pemerintah pusat tersebut dapat terlaksana dengan baik di Kabupaten Tebo.


Untuk memperluas jangkauan monitoring, Pemkab Tebo membagi tim menjadi dua. Selain dirinya yang melakukan peninjauan di wilayah Rimbo Bujang dan Rimbo Ulu, Wakil Bupati Tebo Nazar Efendi juga turun melakukan monitoring di wilayah Kecamatan Tebo Ulu, VII Koto dan VII Koto Ilir.


Agus menjelaskan, program revitalisasi tersebut merupakan program Kementerian dengan sumber pembiayaan berasal dari APBN Tahun Anggaran 2026. Sekolah yang menjadi sasaran program merupakan satuan pendidikan yang membutuhkan penanganan, termasuk sekolah dengan kondisi kerusakan berat.


“Revitalisasi ini merupakan program dari kementerian dan sumber anggarannya dari APBN 2026. Yang mendapatkan revitalisasi ini benar-benar sekolah yang mengalami rusak berat,” jelas Agus.


Pemkab Tebo Aktif Jemput Anggaran ke Pusat


Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Yang di Wakilkan Oleh,Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan Kabupaten Tebo, Rahman, mengatakan keberhasilan sejumlah sekolah di Kabupaten Tebo mendapatkan bantuan revitalisasi tidak terlepas dari upaya pemerintah daerah dalam melakukan komunikasi dan pengajuan kepada pemerintah pusat.


Menurutnya, Pemkab Tebo terus mencari peluang agar sekolah-sekolah yang membutuhkan perbaikan dapat memperoleh dukungan anggaran dari pemerintah pusat.


“Alhamdulillah, berkat intensnya Bapak Bupati kita mencari link ke kementerian, sejumlah sekolah di Kabupaten Tebo mendapatkan anggaran dari pusat melalui program revitalisasi satuan pendidikan,” ujar Rahman.


Rahman menjelaskan, pelaksanaan pekerjaan revitalisasi dilakukan dengan mekanisme swakelola oleh sekolah penerima bantuan. Anggaran bantuan tersebut ditransfer langsung ke rekening sekolah yang menerima program.


Sementara Dinas Pendidikan Kabupaten Tebo menjalankan fungsi pemantauan, pendampingan serta melakukan pengajuan terhadap sekolah-sekolah yang dinilai membutuhkan program revitalisasi.


“Pengerjaan proyeknya dikerjakan secara swakelola oleh sekolah yang menerima. Anggaran langsung ditransfer ke rekening sekolah. Kami hanya melakukan pemantauan dan pengajuan untuk sekolah-sekolah agar pengerjaannya berjalan sebagaimana mestinya,” jelas Rahman.


Ia menambahkan, hingga saat ini sejumlah sekolah telah menyelesaikan tahapan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan sebagian di antaranya sudah mulai melaksanakan pekerjaan fisik.


Dengan turunnya langsung pimpinan daerah bersama jajaran OPD ke lapangan, pemerintah berharap pelaksanaan revitalisasi sekolah di Kabupaten Tebo dapat berjalan tepat sasaran, transparan, serta mampu memperbaiki kualitas sarana dan prasarana pendidikan bagi para siswa dan tenaga pendidik.


Program tersebut juga diharapkan menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak, aman dan nyaman bagi generasi muda di Kabupaten Tebo.(rintorezki-ITT)

Baca Juga
Berita Terbaru
  • Bupati Tebo Turun Langsung Monev Revitalisasi Sekolah dari APBN 2026, Pastikan Pengerjaan Berjalan
  • Bupati Tebo Turun Langsung Monev Revitalisasi Sekolah dari APBN 2026, Pastikan Pengerjaan Berjalan
  • Bupati Tebo Turun Langsung Monev Revitalisasi Sekolah dari APBN 2026, Pastikan Pengerjaan Berjalan
  • Bupati Tebo Turun Langsung Monev Revitalisasi Sekolah dari APBN 2026, Pastikan Pengerjaan Berjalan
  • Bupati Tebo Turun Langsung Monev Revitalisasi Sekolah dari APBN 2026, Pastikan Pengerjaan Berjalan
  • Bupati Tebo Turun Langsung Monev Revitalisasi Sekolah dari APBN 2026, Pastikan Pengerjaan Berjalan
Ad
Ad