![]() |
| Foto kepala Bekauda tebo |
Infoteboterkini.com, – Pemerintah Kabupaten Tebo kembali menorehkan prestasi dalam pengelolaan keuangan daerah. Untuk ke-11 berturut-turut berturut-turut, Kabupaten Tebo berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.
Prestasi tersebut diumumkan dalam kegiatan Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas LKPD Tahun Anggaran 2025 yang berlangsung di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Jambi, Selasa (2/6/2026). Laporan hasil pemeriksaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Tebo Agus Rubiyanto, SE, MM bersama Ketua DPRD Kabupaten Tebo, Khalis Mustiko, SH.
Keberhasilan mempertahankan opini WTP selama 11 tahun berturut-turut menjadi bukti nyata konsistensi Pemerintah Kabupaten Tebo dalam menerapkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, efektif, dan sesuai dengan peraturan-undangan yang berlaku.
Bupati Tebo Agus Rubiyanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran perangkat daerah, DPRD Kabupaten Tebo, serta berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam mempertahankan capaian tersebut.
“Alhamdulillah Kabupaten Tebo Kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian. Capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah, dukungan DPRD, serta partisipasi berbagai pihak yang terus mendorong terwujudnya pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel,” ujar Agus Rubiyanto.
Sementara itu, Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakauda) Kabupaten Tebo, Hendri Nora , mengatakan bahwa raihan opini WTP ke-11 berturut-turut merupakan hasil dari komitmen dan kerja keras seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menjalankan pengelolaan keuangan yang tertib, transparan, dan bertanggung jawab.
“Alhamdulillah, pencapaian opini WTP ke-11 ini merupakan kebanggaan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Tebo. Prestasi ini tidak terlepas dari Arah Bupati dan Wakil Bupati Tebo, dukungan DPRD, serta kerja sama seluruh OPD dalam menyusun dan menyajikan laporan keuangan sesuai standar yang ditetapkan,” ujar Hendri Nora.
Menurut Hendri Nora, opini WTP bukan hanya sebuah penghargaan administratif, namun juga menjadi indikator bahwa pengelolaan keuangan daerah telah berjalan dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
“Keberhasilan ini harus menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan, memperkuat sistem pengendalian internal, serta menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan program dan kegiatan pemerintah daerah,” tegasnya.
Ia menambahkan, Bakauda Kabupaten Tebo akan terus melakukan pembinaan dan pendampingan kepada seluruh OPD agar kualitas pengelolaan keuangan daerah semakin baik dari tahun ke tahun.
“Target kami bukan hanya sekedar mempertahankan opini WTP, namun juga memastikan setiap rupiah anggaran yang dikelola benar-benar memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tebo,” tambah Hendri Nora.
Opini WTP merupakan opini tertinggi yang diberikan BPK kepada pemerintah daerah. Penilaian tersebut diberikan apabila laporan keuangan disajikan secara wajar sesuai Standar Akuntansi Pemerintahan, didukung sistem pengendalian internal yang memadai, serta mematuhi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dengan pencapaian 11 kali berturut-turut meraih opini WTP, Kabupaten Tebo semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah di Provinsi Jambi yang konsisten menjaga kualitas tata kelola keuangan daerah. Pemerintah Kabupaten Tebo berkomitmen untuk terus mempertahankan prestasi tersebut sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, profesional, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.(red-ITT)
