Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca

Jalan Padang Lamo Hancur, GEMAKATO Tebo : DPRD Provinsi Jambi ‘Buta dan Tuli’!

Ketua GEMAKATO Tebo, Rengki Delfika, foto : Ist

INFOTEBOTERKINI.COM, - Kondisi Jalan Padang Lamo, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, yang rusak parah terus menuai keluhan dan penderitaan masyarakat. Hingga kini, belum ada solusi konkret selain janji dan alasan klasik efisiensi anggaran.

Kondisi tersebut memicu kecaman keras dari Ketua Umum GEMAKATO Tebo, Rengki Delfika. Ia menilai, kerusakan jalan yang sudah berlangsung bertahun-tahun ini telah melewati batas kewajaran, apalagi di tengah masa jabatan Gubernur Jambi yang kini memasuki periode kedua.

“Ini sudah tidak bisa ditoleransi lagi. Dua periode masa jabatan gubernur, tapi Jalan Padang Lamo justru semakin hancur. Sampai hari ini, jalan ini hanya dijadikan ‘jualan’ politik saat mencari suara,” tegas Rengki dengan nada geram.

Menurutnya, pembangunan jalan tersebut seharusnya menjadi tanggung jawab wakil rakyat di tingkat provinsi. Ia menegaskan, para anggota DPRD Provinsi Jambi berasal dari suara rakyat, bukan dari kepentingan elit politik.

“Seharusnya ini menjadi tanggung jawab wakil kami di provinsi untuk memperjuangkan anggaran. Mereka lahir dari suara rakyat, bukan dari kepentingan elit,” lanjutnya.

Rengki juga menyoroti keberadaan tujuh perwakilan asal Tebo yang duduk di kursi DPRD Provinsi Jambi. Empat di antaranya bahkan menempati posisi strategis di Badan Anggaran (Banggar).

Ia menyebut nama-nama yang dinilai memiliki pengalaman politik dan birokrasi, seperti Ansori S.Pd.I (mantan aktivis), Sukandar S.Kom., M.Si (mantan Bupati Tebo), Mazlan (mantan Ketua DPRD Tebo), dan Suwarno (anggota dewan dua periode). Namun, menurutnya, pengalaman tersebut tidak tercermin dalam kinerja nyata.

“Tidak mungkin mereka tidak paham kondisi dan solusinya. Kalau hari ini tetap seperti ini, patut diduga mereka sengaja ‘buta dan tuli’. Ibarat kacang lupa kulitnya,” kritiknya tajam.

Lebih jauh, Rengki menilai dampak kerusakan Jalan Padang Lamo bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga memukul roda perekonomian masyarakat. Minimnya akses yang layak membuat perputaran ekonomi di wilayah tersebut stagnan.

“Tidak ada perputaran ekonomi yang signifikan di sepanjang Jalan Padang Lamo. Dampaknya, ekonomi masyarakat berada di bawah rata-rata. Ini bukti nyata pemerintah gagal meningkatkan kesejahteraan rakyat,” tutup Rengki Delfika. (Red-ITT)

Also Read
Tag:
Latest News
  • Jalan Padang Lamo Hancur, GEMAKATO Tebo : DPRD Provinsi Jambi ‘Buta dan Tuli’!
  • Jalan Padang Lamo Hancur, GEMAKATO Tebo : DPRD Provinsi Jambi ‘Buta dan Tuli’!
  • Jalan Padang Lamo Hancur, GEMAKATO Tebo : DPRD Provinsi Jambi ‘Buta dan Tuli’!
  • Jalan Padang Lamo Hancur, GEMAKATO Tebo : DPRD Provinsi Jambi ‘Buta dan Tuli’!
  • Jalan Padang Lamo Hancur, GEMAKATO Tebo : DPRD Provinsi Jambi ‘Buta dan Tuli’!
  • Jalan Padang Lamo Hancur, GEMAKATO Tebo : DPRD Provinsi Jambi ‘Buta dan Tuli’!
Ad
Ad